Diantara kita sering tidak menyadari potensi yang kita miliki. Potensi diri merupakan sebuah anugerah yang luar biasa. Setiap orang memiliki potensi berbeda. Bagaimana mamaksimalkan potensi yang kita miliki, agar menjadi sebuah kesuksesan. Diperlukan upaya pengembangan diri untuk memaksimalkan potensi yang kita miliki. Berikut adalah sepuluh upaya memaksimalkan potensi:
Pertama, pahami siapa diri kita.
Yang lebih paham siapa diri kita, tentunya kita sendiri. Potensi diri akan terlihat, jika kita mencoba mengenali siapa kita. Tidak ada salahnya untuk meminta penilaian dari orang terdekat kita, misalnya orang tua, atau pasangan. Kita memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan yang kita miliki bukan untuk disombongkan, melainkan sebagai motivasi diri. Bagitu juga dengan kekurang yang kita miliki, bukan dijadikan alasan untuk membatasi diri.
Kedua, membangun mimpi.
Mimpi merupakan awal sebuah kesuksesan. Jadikan mimpi sebagai kekuatan untuk terus menggali potensi diri. Keberhasilan ditunjang atas mimpi dan usaha. Memiliki mimpi itu indah, jika ada upaya mewujudkannya. Selama mempunyai mimpi, seseorang tidak akan berhenti berusaha sebelum mimpi itu terwujud. Jangan takut bermimpi dan dikatakan pemimpi.
Ketiga, banyak belajar.
Tidak ada batasan untuk upaya pengembangan diri. Dengan motivasi diri untuk belajar, pengetahuan kita semakin bertambah. Potensi yang tidak terlihat sebelumnya, dapat terbuka dengan terus belajar menggali potensi. Mengasah kemampuan yang kita miliki, hingga besar kemungkinan potensi yang kita miliki menjadi sebuah kesuksesan. Belajar dapat dilakukan dengan cara apapaun, termasuk belajar dari keberhasilan orang lain.
Keempat, menekuni hobi.
Tidak sedikit dari kesuksesan yang berawal dari hobi. Potensi diri biasanya berhubungan erat dengan hobi. Jika kita menjalani hobi dengan serius dan sungguh-sungguh, hobi akan mendatangkan kesuksesan. Motivasi diri kita untuk terus berusaha dan bersungguh-sungguh. Jika yang kita kerjakan berasal dari sebuah hobi, maka kita akan melakukan dengan serius dan tulus.
Kelima, membuat perencanaan.
Tujuan merupakan titik pencapaian. Segala sesuatu yang menjadi tujuan besar, harus direncanakan jauh-jauh hari. Motivasi diri kita terhadap tujuan awal, dengan berusaha semaksimal mungkin. Sebuah perencanaan, sangat dibutuhkan dalam upaya memaksimalkan potensi diri.
Keenam, berusaha memecahkan masalah.
Pengembangan diri dapat dilakukan dengan belajar memecahkan masalah. Dengan bermacam persoalan yang kita hadapi, merupakan sebuah proses belajar. Belajar dari kesalahan dan kegagalan, membuat kita terus bangkit dan pantang menyerah. Masalah tidak untuk dihindari, tetapi untuk dicari solusinya. Menghindari masalah, berarti mematahkan potensi yang selama ini kita tumbuh kembangkan.
Ketujuh, memperluas jaringan.
Hubungan sosial sangat berpengaruh besar terhadap upaya pengembangan diri. Jaringan yang luas dan hubungan baik dengan banyak orang, akan membantu memaksimalkan potensi. Banyak belajar dan berinteraksi dengan orang lain, saling bertukar informasi dan argumentasi.
Kedelapan, tidak cepat puas dan putus asa.
Sifat cepat puas dan putus asa memang tidak mudah dihindari. Tetapi jika sifat tersebut dibiarkan, dapat melumpuhkan potensi diri. Jadikan keberhasilan yang sudah kita raih, sebagai motivasi diri untuk meraih tujuan berikutnya. Jika kita gagal, jadikan sebagai pengalaman dan tantangan untuk kembali bangkit.
Kesembilan, evaluasi diri
Sangat penting melakukan evaluasi terhadap diri sendiri. Apa saja keberhasilan yang sudah kita raih, dan apa yang belum kita capai. Membuat catatan dari semua yang kita kerjakan, sebagai bahan evaluasi. Apa yang harus diperbaiki, ditingkatkan dan dipertahankan.
Kesepuluh, konsisten
Potensi dapat berkembang jika kita konsisten. Segala sesuatu yang dilakukan terus menerus akan menunjukkan keberhasilan. Segala tantangan seharusnya bukan menjadi penghalang untuk terus maju dan berkembang. Jauhkan diri kita dari sikap pesimis, yang dapat menyurutkan motivasi diri.
